SOAL OBSTETRI UNTUK UTS AKBID SEMESTER III

1. Perdarahan pada ibu hamil trimester III, kecuali :

a. plasenta previa

b. solusio plasenta

c. plasenta di corpus uteri depan

d. plasenta di SBR

2. Penanganan hyperemesis gravidarum

a. terapi cairan, anti muntah,psikologis

b. antibiotika, terapi cairan, neurotropik

c. anti muntah, neurotropik,terapi cairan, psikologis

d. terapi cairan, anti muntah, antibiotik

3. Mual dan muntah pada ibu hamil dengan  dehidrasi :

a. hyperemesis gravidarum

b. emesis gravidarum

c. gastritis

d. vomiting

5. Penanganan hamil 34/36 minggu dengan plasenta previa dengan perdarahan aktif

  1. Resusitasi , PDMO, terminasi kehamilan
  2. Tx  cairan, konservatif, induksi maturasi paru
  3. Tx cairan, tokolitik, persalinan SC saat aterm
  4. Resusitasi, sedia darah, tokolitik, antibiotik

6.  Tanda trias preeklampsia :

  1. Odema, proteinuri, hipertensi
  2. Odema, BB naik, hipertensi
  3. Hipertensi, odema , anemia
  4. Proteinuri, BB naik, hipertensi

7. Penyebab letak sungsang, kecuali :

  1. Gemelli, hidramnion
  2. plasenta previa, kelainan kongenital
  3. a dan b
  4. salah semua

8.Penanganan eklampsia

  1. jalan nafas bebas, pernafasan, sirkulasi
  2. terapi cairan, anti kejang, anti hipertensi
  3. selalu terminasi kehamilan
  4. benar semua

9.Prolaps tali pusat adalah :

  1. tali pusat terpuntir
  2. lilitan tali pusat
  3. tali pusat terkemuka
  4. tali pusat keluar sampai vagina
  1. Indikasi operasi pada letak sungsang :
  2. Bed obstetric history
  3. Gemelli anak kedua
  4. Multigravida
  5. Bayi kecil
  1. Obat anti hipertensi pada pasien PEB (preeklampsia berat) diberikan  bila ada
    1. Tekanan sistole ≥ 180 mmHg
    2. Tekanan diastole ≥ 100 mmHg
    3. Tekanan sistole ≥ 140 mmHg
    4. Tekanan diastole ≥ 90 mmHg

12. Terapi preeklampsia ringan rawat jalan :

  1. banyak istirahat, sedatif, roboransia
  2. sedatif ringan, anti hipertensi, diit rendah garam
  3. istirahat, anti kejang, roboransia
  4. salah semua

13.Obat tokolitik untuk mengurangi kontraksi rahim pada persalinan premature :

  1. Salbutamol dan terbutalin
  2. magnesium sulfat
  3. brichasma
  4. semua benar

14.Kehamilan lewat waktu :

  1. Oligohidramnion, usia >40 minggu
  2. Plasenta kalsifikasi
  3. Kesejahteraan janin menurun
  4. Benar semua

15.Penyakit dan Kelainan Pada Perineum Dan Alat Kandungan

  1. Perineum, vulva dan vagina, kelainan bawaan
  2. Varices dan edema
  3. Hematoma
  4. benar semua

16.Ruptura uteri gejalanya :

a.Nyeri perut, DJJ distress, urine hemoragis

  1. teraba bagian janin bawah kulit
  2. jawaban a dan b
  3. salah semua

17.Perawatan pasien Eklampsi :

  1. Anti kejang, perawatan koma
  2.  selalu terminasi kehamilan
  3. Anti Hipertensi                                            d. benar semua

18.Faktor predispsisis koagulopati :

  1. IUFD, emboli air ketuban                c abortus septik
  2. solusio placenta                                d. benar semua

19.Di bawah ini tentang Anemia pada obstetri:

  1. infeksi, defisiensi Fe, asam folat dan vit B12
  2. penyebab nya intake yang kurang atau pengeluaran/perdarahan yang banyak
  3. terapi perbaiki keadaan umum, tranfusi, roboransia, terapi kausa
  4. benar semua

20.TORCH sindrom :

  1. Toxoplasma, rubella, cytomegalovirus, herpes
  2. Dapat menyebabkan abortus, premature, kelainan congenital
  3. Toxoplasma dapat menyebabkan mikrocephali, hidrochepalus,korioretinis
  4. Semua benar

21.Penyakit darah pada obstetric :

  1. penyakit sel sabit dan ITP
  2. anemia dan koagulopati
  3. a dan b
  4. salah semua

22.Kelainan Jantung pada kehamilan :

a.konseling pra konsepsi

b. grade 2 tidak boleh hamil

c. penanganan selama persalinan :  percepat kala II, tidur miring ke kiri, infuse cairan, cegah overload, O2

d. jawaban a dan c

  1.   Jawab  : A   bila 1,2,3 benar  B   bila 1 dan 3 benar

              C   bila   2 dan 4 benar  D  bila  4 benar  E    bila benar semua

23. PRM (premature rupture membrane)                               

  1.  Terminasi kehamilan , Jika infeksi intra uterine
  2.  Jika cairan ketuban tidak keluar lagi dan kontraksi berhenti, ibu diperbolehkan pulang ke rumah, tetapi tetap menjalani tirah baring dan memeriksakan dirinya 1 kali/minggu.
  3. Adalah pecahnya selaput berisi cairan ketuban yang terjadi 1 jam atau lebih sebelum terjadinya kontraksi
  4.  Jika paru-paru bayi belum matang, persalinan ditunda sampai paru-paru bayi matang.

24. Faktor resiko terjadinya persalinan prematur:
1. Pernah mengalami persalinan prematur pada kehamilan terdahulu

2. Kehamilan ganda
3. Pernah mengalami aborsi
4. pernah mengalami postmatur

25  Kehamilan post date

  1. plasenta mulai berhenti berfungsi secara normal , hal ini membahayakan janin
  2. Menentukan apakah kehamilan telah lewat dari 42 minggu tidak selalu mudah
  3. Salah satu tanda dari postmaturitas adalah air ketuban yang berwarna kehijauan yang berasal dari mekonium (tinja fetus yang pertama); hal ini menunjukkan keadaan gawat janin.
  4. Selama hasil pemeriksaan tidak menunjukkan tanda-tanda postmaturitas, maka kehamilan post-matur masih mungkin dilanjutkan

26. Kehamilan kembar                                                                                   

  1. 1.      Kehamilan kembar bisa diketahui pada pemeriksaan USG/dopler
  2. 2.      Bayi kembar sering dilahirkan secara prematur dan kecil
  3. 3.      Posisi dan letak janin di dalam rahim bisa berlainan
  4. 4.      Bila yang pertama (terendah) adalah  kepala , yang kedua sungsang atau lintang bisa lahir pervaginam

27.  Tentang HPP  perdarahan post partum

  1. Kehilangan darah lebih dari 500cc
  2. Atonia uteri, retensio placenta
  3. Robekan vagina atau serviks
  4. Robekan rahim

28 Abrupsio plasenta (solusio plasenta) adalah :

  1. pelepasan plasenta yang berada dalam posisi normal pada dinding rahim sebelum waktunya
  2. Yang terjadi pada saat kehamilan bukan pada saat persalinan.
  3. Bila perdarahan aktif lakukan sectio sesarea
  4. Bila perdarahan tidak aktif bisa lahir pervaginam

29. Hiperemesis gravidarum

  1. mual dan muntah yang berlebihan selama masa hamil,
  2.  tidak seperti morning sickness yang biasa
  3. bisa menyebabkan dehidrasi dan kelaparan.
  4. Keadaan normal selama hamil.

30. Penanganan hiperemesis gravidarum                                                       

1. Penderita dirawat

2. cairan, glukosa, elektrolit serta vitamin melalui infus.

3. anti-mual dan obat penenang.

4. Sembuh  beberapa hari. jika  kambuh pengobatan diulang kembali. .

31 . Pre-eklamsi & eklamsi

1.  Tekanan darah tinggi saat hamil 20 minggu

2.  mulai terjadi pada kehamilan kurang 20 minggu sampai akhir minggu pertama setelah persalinan.

  1. Eklamsi menyebabkan  kejang atau koma.
  2. Preeklampsi ringanpun perlu pemberian anti hipertensi

32. Penyebab perdarahan post partum ;

1. sisa plasenta

2. retensio plasenta

3  atonia uteri

4. endometritis

.33.  Kematian maternal

1. kematian langsung

2. bersamaan tetapi tidak berhubungan dengan hamil, bersalin dan nifas

3. kematian tidak langsung

4. antara lain perdarahan, infeksi, gestosis, abortus menyebabkan kematian langsung

34.  Ante partum bleeding (APB) :

1. plasenta previa

2. plasenta letak rendah

3. plasenta di SBR

4. plasenta di fundus uteri

35.  TORCH sindrom :

  1. Toxoplasma,
  2. Rubella
  3. Cytomegalovirus
  4. Hepatitis

36. Macam plasenta previa :

1. plasenta previa totalis

2. plasenta previa lateralis

3. plasenta previa marginalis

4. jawaban 1 dan2

37. Solusio plasenta

1. perdarahan  warna merah kehitaman

2. lepasnya plasenta yang berinsersi plasenta di fundus uteri

3. nyeri perut

4. jumlah darah yang keluar tidak sesuai dengan aneminya

38. Kedaruratan obstetrik :

1. gangguan hemodinamik ibu

2. gangguan metabolisme ibu

3. janin hipoksia

4. janin kelainan congenital

39. Faktor resiko ante partum bleeding

1. multigravida

2. hipertensi kronis

3. myoma uteri

4. dekompressi mendadak uterus

40. Ketuban pecah dini :

1. ketuban pecah I jam tidak diikuti tanda inpartu

2. bila infeksi, dilakukan terminasi ( janin dilahirkan)

3. perawatan konservatif bila premature

4. anbibiotika harus diberikan

41. Kehamilan dengan myoma uteri

1. mengecil bersamaan dengan involusinya uterus

2. subserosa myoma yang pedunculated bisa terpuntir

3. sub mucosa sering menyebabkan perdarahan

4. membesar  seiring dengan bertambahnya usia kehamilan

42. Dibawah ini tentang postdate :

1. perlu dilakukan penilaian kesejahteraan janin

2. harus di USG

3. bila pelvic score baik (6) bisa pervaginam

4. persalinan ditunggu sampai inpartu spontan bila kesejahteraan janin baik

43. Plasenta previa :

1. perdarahan merah muda segar

2. perdarahan merah kehitaman

3. insersi plasenta di SBR meluas sampai pinggir ostium uteri

4. insersi plasenta normal

44. Penyebab perdahan post partum

1. sisa plasenta

2. retensio plasenta

3. rupture uteri

4. rupture perinei

45. Zatuchni Andros score dan penanganannya :

1. ❤ dilakukan SC

2. 4 dilakukan evaluasi

3. >5 dilakukan pervaginam

4. salah semua

46. IUFD  (intra uterine fetal death)

1. ibu mengeluh tidak ada gerakan janin

2. bisa menyebabkan hemolisis

3. pemeriksaan USG DJJ negative

4. harus segera dilahirkan

47. Plasenta previa :

1. Implantasi menutup seluruh OUI (ostium uteri internum)

2. Implantasi menutup sebagian OUI

3. diagnosa PDMO ( pemeriksaan di meja operasi)

4. bila PDMO tidak teraba plasenta dilakukan usaha pervaginam

48. Lokasi kehamilan ektopik :

1. serviks

2. fundus uteri

3. cornu uteri

4. tuba fallopii

50. Penanganan plasenta previa :

1. atasi syok]

2. selalu terminasi kehamilan

3. PDMO

4. disertai nyeri perut

Tinggalkan komentar