Menahan Amarah:
“Orang kuat bukanlah yg menang dlm pertarungan, tetapi yg mampu menahan amarahnya” (HR. Bukhari & Muslim). Marah hanya membawa penyesalan, sementara kesabaran mendatangkan ketenangan. Saat emosi memuncak, diamlah, ambil wudlu, dan ingat Allah. Rasulullah ﷺ mengajarkan bahwa menahan marah adalah bagian dari akhlak mulia yg mendekatkan kita kepada surga. Ramadan adalah waktu melatih hati, bukan hanya dg menahan lapar, tetapi juga menahan amarah. Karena sesungguhnya, kesabaran adalah kunci ketenangan dan keberkahan hidup.”
Tinggalkan komentar